VIVAnews -- Setiap tanggal 1 April, dalam satu hari,
orang dianggap boleh membuat lelucon bohong pada orang lain, tanpa rasa
bersalah. Disebut juga April Mop.
Namun, ini bukan kabar bohong.
Asteroid berukuran sebesar pesawat penumpang, dengan lebar 46 meter,
melayang dekat Bumi, Minggu kemarin. Badan Antariksa Amerika Serikat
(NASA) menyebut, batu luar angkasa itu tak menimbulkan bahaya bagi Bumi.
Tak membawa efek apapun.
Seperti dimuat situs sains, Space.com,
asteroid yang diberi nama 2012 EG5 berada dalam jarak lebih dekat
dengan Bulan. Ia berada dalam jarak 230.000 kilometer, lebih dekat dari
jarak Bumi-Bulan yakni 382.900 kilometer.
Asteroid 2012 EG5 adalah asteroid ketiga kategori relatif kecil yang melintas dekat Bumi dalam jangka waktu tujuh hari.
Sebelumnya,
pada Senin 26 Maret 2012, asteroid seukuran bus, 2012 FP35 melintas
dalam jarak relatif dekat dengan Bumi yakni 154,000 kilometer. Beberapa
jam kemudian, menyusul asteroid sebesar mobil, 2012 FS35 yang melintas
dalam jarak 58.000 kilometer. Keduanya juga tak menimbulkan bahaya bagi
Bumi.
Kalaupun lolos ke Bumi, batu-batu luar angkasa tersebut tak akan selamat saat melewati lapisan perisai, atmosfer.
Asteroid
2012 EG5 ditemukan pada 13 Maret 2012. Asteroid lain yang akan melintas
dekat Bumi dalam waktu dekat adalah 2012 FA57. Batu angkasa yang
ditemukan 28 Maret 2012 lalu diperkirakan akan mendekat ke Bumi pada 4
April 2012 mendatang -- dengan jarak setara jauh Bumi ke Bulan.
Para
astronom kini aktif memindai langit, menemukan asteroid yang berpeluang
membahayakan umat manusia. Salah satu asteroid yang jadi perhatian
adalah 2011 AG5.
Dua puluh delapan tahun lagi, tepatnya pada 5
Februari 2040, asteroid sepanjang 460 kaki atau 140 meter itu akan
melintas dekat Bumi. Asteroid itu bisa jadi ancaman bagi umat manusia,
meski para ilmuwan mengatakan belum tentu, perbandingannya masih jauh
1:625. Dan, masih ada banyak waktu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar